Tampilkan postingan dengan label berita nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita nasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Januari 2025

UNESCO Akui dan Beri Penghargaan pada Diklat Berjenjang Pendidik PAUD Indonesia

 


The Diklat Berjenjang project from Indonesia is rewarded for bringing quality professional development to early childhood teachers, notably in the poorest and most remote areas. It helps meet Indonesia’s need for teachers skilled in creating stimulating learning environments for young learners. It helps identify potential teacher trainers and provides step-by- step written guides, follow-up assignments and exchanges.

Badan atau organisasi otonom dan independen dunia di PBB untuk pendidikan, keilmuan dan kebudayaan pada bulan Maret 2018, mengakui dan memberi penghargaan untuk diklat berjenjang bagi Pendidik PAUD di Indonesia diantara 4 negara penerima penghargaan ( Chile, Inggris dan Irlandia Utara ) yang memiliki program berkualitas bagi peningkatan kualitas dan profesionalisme guru- guru serta telah dipilih dan dinilai dari 150 anggota UNESCO.

Kegiatan Diklat Berjenjang ( bagi Pendidik PAUD ) dari Indonesia dihargai ( UNESCO ) karena membawa pengembangan profesional yang berkualitas kepada para guru anak usia dini, terutama di daerah-daerah termiskin dan terpencil. Diklat berjenjang bagi Pendidik PAUD membantu memenuhi kebutuhan Indonesia akan guru yang terampil dalam menciptakan lingkungan belajar yang dapat menstimulasi (perkembangan ) bagi anak/murid usia dini. Diklat berjenjang bagi Pendidik PAUD membantu mengidentifikasi kebutuhan pelatih (guru) potensial dan memberikan panduan tertulis langkah demi langkah, penugasan tindak lanjut dan pertukaran. Selengkapnya baca link UNESCO.

Penghargaan tersebut, bagi organisasi pegiat PAUD terlebih bagi HIMPAUDI Jawa Timur yang terlibat sejak 2009 tentu saja memiliki arti penting dan legitimasi yang kuat sekaligus menjawab berbagai keraguan atau kesanksian terhadap keberadaan diklat berjenjang itu sendiri.

HIMPAUDI Jawa Timur bersama dengan direktorat GTK PAUD dan Dikmas (d/h PPTK PAUD ) sejak tahun 2011 telah secara masif melaksanakan program diklat berjenjang bagi Pendidik PAUD di Jawa Timur khususnya untuk peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru-guru PAUD dalam mendidik anak-anak usia dini.

Sampai saat ini tidak kurang dari 30.000 alumni diklat berjenjang di Jawa Timur baik melalui program bansos, banpem, APBD daerah maupun terutama yang paling banyak swadaya dari pendidik PAUD telah banyak di selenggarakan oleh HIMPAUDI Kab.Kota di Jawa Timur. ()

Perubahan Juklak, SPO, dan Tugas Mandiri Diklat Berjenjang Pendidik PAUD Sesuaikan dengan Pola GCD

 


Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas sejak bulan Maret 2018 telah menandatangani dan menerbitkan pedoman /juklak, SOP Diklat dan SOP tugas mandiri diklat berjenjang bagi guru PAUD yang baru. Diklat berjenjang bagi Guru PAUD telah dilakukan penyesuaian dan penyempurnaan dengan pendekatan pola GCD ( Generasi Cerdas Desa ).

Seperti diketahui bersama diklat berjenjang bagi pendidik PAUD yang telah berjalan sejak tahun 2009 dan secara masif disosialisasikan secara nasional melalui bansos dan swadaya tahun 2011 oleh (d/h direktorat PPTK PAUD Kemdikbud ) telah diadopsi polanya dan disempurnakan pelaksanaannya pada program peningkatan kualitas dan kompetensi pendidik PAUD melalui program GCD.

Program GCD sendiri yang berjalan di Indonesia dengan pilot project 25 Kabupaten se Indonesia sebagai tindak lanjut PNPM mandiri pedesaan dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat desa khususnya jenjang pendidikan anak usia dini telah melaksanakan program diklat berjenjang bagi pendidik PAUD didesa dengan dana dan fasilitasi program yang sudah diatur dan ditetapkan oleh pemerintah melalui perumusan yang berjenjang, baik fasilitatornya maupun anggarannya sedangkan kurikulum dan materinya sebagian besar mengacu pada pola diklat berjenjang yang sudah berjalan selama ini. Di Jawa Timur pelaksana program GCD dengan diklat berjenjang untuk pendidik PAUD dilakukan pada Kabupaten Malang, Trenggalek dan Kabupaten Nganjuk.

Secara umum, gambaran tentang pola baru diklat berjenjang bagi pendidik PAUD tersebut, terbagai atas 4 tahapan kegiatan yaitu : (1) tatap muka (2) tugas mandiri, (3) Kunjungan Belajar Lapangan/KBL dan, (4) kegiatan di gugus PAUD. Training provider HIMPAUDI Jawa Timur tentu menyambut baik penyesuaian dimaksud, apalagi bagian dari pedoman SOP tata administrasinya yang digunakan juga merupakan bagian dari karya laskar HIMPAUDI Jatim.

Selengkapnya terutama bagi HIMPAUDI Kab./Kota yang akan menyelenggarakan diklat berjenjang bagi guru PAUD, harus mengikuti dan menyesuaikan dengan pedoman / juklak, SOP diklat dan SOP tugas mandiri yang baru sebagaimana detailnya dapat diunduh pada link berikut dibawah ini.

  • Pedoman / Juklak Diklat Berjenjang Baru, unduh di sini
  • SOP Pelaksanaan Tugas Mandiri Baru, unduh di sini
  • SOP Penilaian Diklat Berjenjang Baru, unduh di sini

Program Seleksi Calon Asesor BAN PAUD dan PNF Tahun 2018

  


Dalam rangka memenuhi kebutuhan Asesor BAN PAUD dan PNF di Provinsi sebagai Asesor PAUD, LKP dan PKBM, maka dibuka Program Seleksi Calon Asesor BAN PAUD dan PNF Tahun 2018.

Syarat mengikuti Seleksi Calon Asesor PAUD, LKP dan PKBM adalah sebagai berikut:

  1. Minimal berkualifikasi akademik S1 (semua jurusan);
  2. Berdomisili di wilayah yang dibuka program rekrutmen Asesor (sesuai data alamat yang tertera pada KTP atau alamat domisili saat ini)
  3. Memiliki kemampuan dalam mengoperasikan aplikasi Ms. Office (Word, Excel) serta Teknologi Informasi dan Komunikasi;
  4. Melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter;
  5. Tidak sedang menjabat sebagai anggota BAP PAUD dan PNF;
  6. Tidak sedang menjabat jabatan struktural di dalam pemerintahan; dan
  7. Berusia maksimal 56 tahun pada saat mendaftar (sesuai data usia pada KTP).

Pendaftaran dan seleksi dilakukan secara online dengan memenuhi ketentuan:

  1. Kualifikasi Akademik Calon Asesor minimal berkualifikasi akademik S1 (semua jurusan);
  2. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) yang ditunjukkan dengan Sertifikat Diklat di bidang PAUD atau PNF. Bagi lulusan S1/S2/S3 PG PAUD dan PLS/PNF/PENMAS tidak wajib melampirkan sertifikat diklat;
  3. Pengalaman Kerja yang dibuktikan dengan SK atau Surat Keterangan yang menunjukkan pengalaman kerja minimal 2 tahun sebagai Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD dan PNF (Dosen Prodi PAUD/PNF, Kepala Lembaga PAUD/PNF, Guru PAUD/PNF, Penilik PAUD/PNF, Pengawas PAUD/PNF, dan Widyaswara);
  4. Memiliki kemampuan mengoperasikan Ms. Office (Word, Excel) serta Teknologi Informasi dan Komunikasi; dan
  5. Prestasi Yang ditunjukkan dengan Sertifikat atau Piagam Prestasi menjuarai Lomba Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD/PNF dan Lomba bidang PAUD/PNF pada peringkat 1, 2, 3 di Tingkat Nasional atau Provinsi.

Ketentuan-Ketentuan

  1. Pendaftaran berupa Pengisian Form Pendaftaran Online (E-Form) secara lengkap, yang dapat diakses pada:
  2. Peserta seleksi mengunggah:
    • – Portofolio (CV dan Berkas Pendukung terkait) dengan kapasitas maksimal 5 MB dalam bentuk file PDF;
    • – Surat Pernyataan Kebenaran Data;
    • – Surat Izin dari pimpinan tempat bekerja; dan
    • – Surat peryataan kesediaan mengikuti pelatihan calon asesor.
  3. Pada berkas portofolio agar dilengkapi foto seluruh badan (ukuran postcard)-Dokumen/Portofolio yang tidak terkait dengan pemenuhan kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan di atas agar TIDAK DILAMPIRKAN (karena tidak masuk komponen penilaian).

Untuk informasi selengkapnya bisa diunduh disini.

Sumber Info: BANPAUDPNF

Kemendikbud Bersama Uni Eropa Tingkatkan Akses Layanan PAUD Inklusif dan Ramah Anak

 

Kemendikbud Bersama Uni Eropa Tingkatkan Akses Layanan PAUD Inklusif dan Ramah Anak. Foto-Dok. Kemdikbud

JAKARTA — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bekerjasama dengan Uni Eropa meresmikan Program Penguatan Masyarakat Sipil dan Akuntabilitas Sosial untuk Peningkatan Akses terhadap Layanan PAUD Inklusif dan Berkualitas di Kantor Kemendikbud, Jakarta, pada Selasa (15/01/2019).

Program yang diharapkan selesai pada tahun 2021 ini akan dilaksanakan di tiga kabupaten di Provinsi Nusa Tengga Kemendikbud Bersama Uni Eropa Tingkatkan Akses Layanan PAUD Inklusif dan Ramah Anak. Foto-Dok. Kemdikbud

ra Timur (NTT), yaitu Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, dan Kabupaten Kupang.

 

Program dengan dana hampir mencapai EUR 750.000 ini dilaksanakan oleh Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK), Sumba Integrated Development (SID), dan Lembaga Pengembangan Masyarakat Madani (LPMM), dikoordinir oleh Barnfonden, sebuah organisasi dari Swedia, merupakan anggota dari Aliansi Childfund.

Direktur Pembinaan PAUD, Ditjen PAUD dan Dikmas, Muhammad Hasbi, menjelaskan proyek akuntabilitas sosial ini akan membahas bagaimana memberdayakan ekosistem untuk membangun anak usia dini dengan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, dari desa sampai kabupaten.

“Dulu, kita fokus pada pembangunan insan saja, sekarang kita perlu mengelola insan dan ekosistemnya. Apa yang dikerjakan oleh Barnfonden dan tim konsorsium yang didukung oleh Uni Eropa ini sesuai dengan langkah dari Kemendikbud juga. Saya mendukung program ini dan program apapun yang fokus pada anak usia dini Indonesia,” ujar Hasbi kepada tim konsorsium program.

Sejalan dengan itu, Manajer Program dari Uni Eropa, Pierre Destexhe, mengungkapkan sejak tahun 2010 hingga tahun 2018, Uni Eropa telah menjadi salah satu mitra terbesar yang mendukung pendidikan di Indonesia dengan total dana sebesar 5,7 trilun rupiah. Lebih dari 55.000 sekolah dan tujuh juta siswa di 108 daerah telah mendapatkan manfaat langsung dari bantuan Uni Eropa.

“Kami percaya bahwa pendidikan merupakan salah satu pengaruh yang paling besar dan nyata dalam kehidupan masyarakat. Proyek ini akan meningkatkan standar kualitas pendidikan anak usia dini dan untuk memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal,” ujar Pierre Destexhe.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap layanan PAUD inklusif dan ramah anak melalui penguatan kapasitas dari pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil, memperluas kerjasama diantara keduanya dengan dampak yang terukur dari pembuatan kebijakan, dan alokasi sumber daya serta kualitas dari layanan itu sendiri. Proyek ini diharapkan memberikan manfaat bagi 50 ribu anak usia tiga sampai lima tahun, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dan anak terpinggirkan.

Peluncuran program ini turut dihadiri oleh perwakilan beberapa instansi pemerintah termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi serta Manajer Proyek Barnfonden, Rika Setiawati.

Dalam sambutannya, Rika mengungkapkan saat ini kapasitas para pemangku kebijakan di daerah untuk menyediakan dukungan program, termasuk monitoring, evaluasi dan pembinaan rutin masih kurang memadai.

“Kami telah melihat kondisi layanan PAUD di daerah NTT, layanan PAUD masih perlu ditingkatkan. 22 dari 30 desa dampingan telah mengalokasikan dana untuk mendukung layanan PAUD, tetapi jumlahnya masih rendah (rata-rata di bawah 1,17 persen)”, ungkap Rika Setiawati.

Di tingkat kabupaten, anggaran yang dialokasikan untuk mendukung layanan PAUD masih di bawah 3 persen. Namun demikian, semua pemangku kebijakan menerima proyek ini dan menunjukkan minat untuk berpartisipasi secara aktif.

“Dengan didukung Uni Eropa, kami berharap di akhir proyek ini, layanan PAUD akan meningkat dan pendekatan proyek seperti ini dapat direplikasi di daerah lainnya oleh organisasi masyarakat sipil dan pemerintah daerah,” harap Rika Setiawati.

Sumber : Siaran Pers BKLM, Nomor: 011/A5.3/Sipres/I/2019 | Kemdikbud.go.id
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Agenda Kegiatan Terdekat Himpaudi Jatim

 


SURABAYA — Himpaudi Jatim merupakan wadah komunikasi independen, profesional, dan terbuka antar Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk praktisi Pendidik Anak Usia Dini (PAUD).

Dengan visi terwujudnya pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini Jawa Timur yang Peduli, Profesional, Terbuka, Bermutu dan Sejahtera, Himpaudi Jatim selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif, menambah wawasan, serta menyelesaikan permasalahan.

Adapun Agenda Terdekat Kegiatan Himpaudi Jatim adalah sebagai berikut,

  • 3 Februari 2019 – Jalan Sehat dan Doa Bersama di Pantai Ria Kenjeran diikuti perwakilan Himpaudi se-Jawa Timur
  • 13 Maret 2019 – Seminar Nasional Kesetaraan di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang
  • Akhir April 2019 – Musyawarah Wilayah Himpaudi Jawa Timur

Tetap selalu kita berdoa untuk kelancaran Judicial Review UU Nomor 14 Tahun 2005 yang saat ini sedang diproses oleh Mahkamah Konsitusi. Semoga apa yang kita ingin dan harapkan bersama dapat terwujud dan terlaksana. (cs)

KEMENDIKBUD KEMBALI MEMBUKA PENDAFTARAN PROGRAM GURU PENGGERAK. AYO DAFTAR…

  


Kabar Baik Buat Guru TK Hingga SMA, SMK dan SLB! Pendaftaran Program Guru Penggerak Angkatan 4 Dibuka April Ini, Kemendikbud: Mari  Daftar dan Bergabung…
Klik untuk baca artikel:

https://share.babe.news/s/xSjkyxxbvR


PERTEMUAN TRIWULAN HIMPAUDI JATIM 2022 DI BANGKALAN

 

Pengurus Wilayah HIMPAUDI Jawa Timur Bersama Bunda PAUD Kabupaten Bangkalan

Bangkalan-Sabtu 19 Februari  2022 HIMPAUDI Jawa Timur  mengadakan pertemuan triwulan yang dihadiri oleh utusan Pengurus  Daerah HIMPAUDI 38 Kabupaten / Kota se-Jawa Timur, pengurus cabang dan stakeholder PAUD Kabupaten Bangkalan . Acara Acara tersebut berlangsung di Pendapa Agung Bangkalan dan berlangsung selama satu hari dan cukup meriah.

Dalam pertemuan, yang dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Bangkalan, Bunda Zaenab Zuraidah Latif, S.E, berlangsung cukup meriah dan sangat inspiratif karena selain tema yang tepat yaitu : “Membangun Semangat Kemandirian Dan Jiwa Enterpreneurship PTK PAUD Dan Organisasi Menuju HIMPAUDI Yang Transformatif, Responsif,  Dan Adaptif” , rangkaian acaranya pun sangat memberikan banyak ilmu, wawasan serta motivasi bagi kemajuan organisasi serta kemanfaatan bagi semua warga HIMPAUDI.


Ketua HIMPAUDI Provinsi Jawa Timur, Imam Mahmud, S.Sos, M.Pd.I, menyampaikan dalam sambutannya bahwa Laskar  HIMPAUDI se-Jatim harus mampu menjadi pribadi tangguh yang visioner, mampu melakukan transformasi  dan percepatan  dalam rangka maju dan berkembang secara optimal dengan tetap responsif, adaktif serta dengan gembira dan gempita namun tetap memahami jati diri. (Himpaudi Jatim)

Maju namun tetap ingat Jati Diri kita #indonesia

Prof Netty Anggap Pemerintah Diskriminatif Terhadap PAUD

 

Imam Mahmud (tengah) bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ridwan Hisyam setelah dilantik sebagai Ketua HIMPAUDI Jatim di Wisma Remaja Surabaya, Senin (25/5/2015). Foto-Surya.co.id


Permasalahan diskriminasi pendidikan non formal dengan formal masih juga belum terselesaikan.Khususnya terhadap para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) non formal yang selama ini melayani anak usia nol hingga empat tahun.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan PAUD Indonesia (HIMPAUDI) Prof Netty Herawati menegaskan, diskriminasi antara PAUD non formal dengan PAUD formal atau yang dikenal Taman Kanak-kanak (TK) terdapat pada aturan yang dibuat pemerintah sendiri.

Dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen bab dua pasal dua hanya menganggap guru PAUD formal yang masuk sebagai kategori guru. Sedangkan PAUD non formal bukan.

“Kita tidak dianggap sebagai guru. Karena itulah pemerintah baik pusat maupun daerah enggan mengaggarkan tunjangan untuk guru PAUD,” tutur Netty dalam pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah HIMPAUDI Jawa Timur di Wisma Remaja Surabaya, Senin (25/5).

Contohnya, lanjut Netty, dari anggaran yang dialokasikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk tunjangan PAUD sebesar Rp2,2 triliun.

Dari jumlah itu, hampir 90 persen digunakan untuk tunjangan guru PAUD formal. Sedangkan untuk PAUD non formal hanya sekitar Rp16 miliar.

Sejauh ini, direktorat sendiri sudah mengakui tidak bisa menyamakan antara keduanya karena aturan. Bahkan ketika guru PAUD formal dengan non formal memiliki kualifikasi yang sama tetap saja memiliki hak yang berbeda.

“Dampaknya jelas terhadap mutu pendidikan. Guru yg tidak dihargai sama akan memberi layanan tidak sama pula terhadap anak didik,” kata dia.

Dalam kesempatan acara itu, Wakil Ketua Komisi X Ridwan Hisyam mendengar langsung persoalan yang diungkapkan HIMPAUDI.

Menurut Ridwan, keluhan itu bisa langsung diajukan dalam sebuah usulan undang-undang yang dapat menguatkan posisi PAUD non formal. Meski tidak dianggap sebagai guru, kualifikasi guru PAUD non formal dituntut untuk terus ditingkatkan.

Selain itu, tanggung jawabnya juga tidak lebih ringan di banding guru PAUD formal. Saat ini Komisi X tengah membuat UU Sistem Perbukuan dan UU Kebudayaan sebagai inisiatif dewan.

“Kalau HIMPAUDI mau mengajukan, kita akan mendukung. Potensinya juga cukup besar karena setiap tahun kita bisa menghasilkan empat produk legislasi,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Jatim, Abdun Nasor, menegaskan peran PAUD non formal juga berfungsi sebagai pencetak generasi emas.

Nasor menyebutkan cita-cita tentang revolusi mental tidak mungkin dapat terwujud secara serta merta. Melainkan ini adalah cita-cita yang panjang. Salah satunya dengan menyiapkan mental generasi yang akan datang.

“Peran guru PAUD juga sangat menentukan. Mental anak kan juga dimulai dari usia dini. Ketika karakter anak itu dibentuk,” tegasnya.

Sumber : Tribun Surabaya


Surat Penerbitan NUPTK bagi GTK Formal dan Non Formal 2016

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan pada 28 Desember 2015 lalu mengeluarkan surat bernomor 14652/B.82/PR/2015 yang berisi perihal penerbitan NUPTK bagi guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan formal dan non formal di tahun 2016.

Berikut surat tersebut agar dipahami oleh Guru dan Tenaga Kependidikan untuk mendapatkan semua layanan atau program dan kegiatan pada Ditjen Guru dan Kependidikan.





Rakernas II Himpaudi 2016

  

Rakernas II Himpaudi

HIMPAUDI mengadakan Rakernasnya yang ke-2 di Ball Room Grand Cempaka Hotel yang diadakan selama 3 hari dimulai dari tanggal 3 maret – 5 maret 2016. Dalam rapatnya yang kedua ini Himpaudi membahas tentang “Menyongsong Himpaudi Profesional dan Mandiri Dalam Gerakan Nasional nan Berkualitas”.

Dalam rapatnya kali ini dihadiri oleh Dr. Anis Bawesdan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian Ketua Umum Himpaudi Prof.Dr.Ir. Netti Herawaty Ms, Menteri Sosial Hj. Khofifah Indar Parawansa, Ketua KPK Agus Raharjo, Prof.Dr. Lidya Freyani, Ketua Dewan Pembina Himpaudi Fery Farhati Anis Bawesdan M.Psi, serta Penasehat-Penasehat dari Himpaudi dan Kepengurusan Himpaudi dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemukulan Gong sebagai tanda Rakernas II telah resmi dibuka, dilakukan oleh Ketua Umum Himpaudi, Prof.Dr.Ir. Netti Herawaty M.Si.

”Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama seluruh komponen bangsa. Melihat masalah tantangan internal dan eksternal undang-undang, Guru dan Dosen yang masih dikotomi sampai saat ini justru membuat Himpaudi terus menguasai diri menjadi organisasi yang profesional dan mandiri. keprihatinan dan kepedulian, Himpaudi mengadakan Rakernas periode 2014-2018 ini.” tutur Ketua Umum Himpaudi.

Dalam acara Rakernas di gelar seminar dan pengukuhan 3 agen penggerak. Agen Gernas penggerak PAUD berkualitas diharapkan menggerakkan komponen bangsa terutama HIMPAUDI seluruh Indonesia untuk mewujudkan indikator pencapaian PAUD.

Sumber : globalwordsco


12 Tahun Himpaudi, Mendidik dan Menyapa dengan Hati

 

12 Tahun Himpaudi, Mendidik dan Menyapa dengan Hati, GOR Bung Hatta Ngawi. Foto-KampoengNgawi.com

NGAWI – Gedung Olah Raga (GOR) Bung Hatta Kabupaten Ngawi dipenuhi ribuan peserta yang merupakan para pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini se-Kabupaten Ngawi, Kamis (14/09/2017).

Menurut informasi yang disampaikan oleh panitia, sebanyak 1500 peserta yang terdiri dari guru dan juga perwakilan wali murid lembaga pendidikan anak usia dini se-Ngawi ini mengikuti serangkaian acara yang diberi tajuk Seminar Nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) yang ke-12.

Nampak hadir Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Jawa Timur, Imam Mahmud, M.Pd. ditengah ribuan peserta dan begitu ramah menyapa para peserta dan Pengurus Cabang Himpaudi Ngawi yang menjadi panitia penyelenggara.

Acara peringatan HUT Himpaudi ke-12 di Kabupaten Ngawi kali ini dikemas dalam sebuah Seminar Nasional yang bertema Mendidik dan Menyapa dengan Hati dengan menghadirkan motivator dan master trainer ternama Yusdon Aminulloh beserta tim.

Sederetan tamu undangan yang hadir terdiri dari Bunda PAUD Ngawi, Antik Budi Sulistyono, Sekretaris Daerah (Sekda) Ngawi Drs. Mokh. Sodiq Triwidiyanto, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan (Dindin) Kabupaten Ngawi Drs. Abimanyu, M.Si, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Kecamatan se Kabupaten Ngawi, pengawas TK, dan lembaga-lembaga pendukung lainnya.

12 Tahun Himpaudi, Mendidik dan Menyapa dengan Hati. Dalam sambutannya, Imam Mahmud menyampaikan rasa bangga dengan diselenggarakannya peringatan HUT ke-12 Himpaudi di Ngawi, ia menyampaikan bahwa pendidik PAUD adalah orang-orang yang mempunyai jiwa besar dan pengabdian yang luar biasa.

Sementara itu Abimanyu dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pendidik PAUD, dirinya menegaskan akan terus berjuang agar kesejahteraan para pendidik ini semakin meningkat karena PAUD merupakan ujung tombak pendidikan anak.

Setelah dibuka oleh Sekda Ngawi secara resmi, dalam kegiatan kemarin juga disampaikan secara simbolis serfikat akreditasi kepada perwakilan lembaga, penyerahan piala – piala kepada pemenang kegiatan Himpaudi Ngawi, serta penghargaan kepada para pendidik PAUD Ngawi yang diserahkan secara maraton mulai dari Bunda PAUD, Kepala Dindik, Sekda, dan juga pejabat lainnya. (kn/cse)

Sumber : KampoengNgawi.com


Rakernas III Himpaudi 2018 Resmi Dibuka

  

Pembukaan Rakernas III Himpaudi 2018 di Trans Studio Bandung, Minggu (25/02). Dok. Himpaudi

BANDUNG – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) tahun 2018 resmi dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Himpaudi, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati. M.Si., Minggu (25/02/2018) di Trans Studio, Bandung.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati. M.Si. menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Rakernas, dan memohon maaf apabila ada hal-hal yang nantinya kurang berkenan selama pelaksanaan.

Rakernas III Himpaudi tahun 2018 ini mengusung tema Himpaudi Profesional dan Mandiri
Menuju Kesetaraan Pendidik PAUD. Sebanyak 257 peserta hadir dalam Rakernas III yang merupakan perwakilan Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah Himpaudi seluruh Indonesia.

Adapun agenda yang dilakukan para peserta dalam Rakernas ini adalah, Pembahasan Arah kebijakan Pengurus Pusat (PP) HIMPAUDI tahun 2018 yang terbagi dalam 3 Komisi, yakni:

  1. Komisi A : penyusunan rekomendasi Musyawarah Nasional (Munas) IV
  2. Komisi B : pembahasan action plan strategi perjuangan kesetaraan untuk penghargaan dan pembinaan profesi pendidik PAUD.
  3. Komisi c : rekomendasi khusus terkait permasalahan administratif keanggotaan dan lainnya.

Selain itu, dalam Rakernas III Himpaudi tahun 2018 ini juga dilakukan diskusi panel yang mengangkat topik Perjalanan Perjuangan Kesetaraan Pendidik PAUD, Gerakan Moral Perjuangan Kesetaraan Pendidik PAUD, serta Judicial review UU No.20/2003 dan UU No.14 /2005 menuju Kesetaraan Pendidik Anak Usia Dini.

Sesuai jadwal, agenda Rakernas akan berlanjut dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) hari Selasa, 27 Pebruari 2018 dan Seminar Nasional (Semnas) pada hari Rabu, 28 Pebruari 2018 yang akan diikuti juga oleh Bunda PAUD Provinsi dan Kabupaten/Kota. (Tim Media)


Pengurus Wilayah Himpaudi Jatim Sukseskan Rakernas III Himpaudi 2018

 

Beberapa Perwakilan dari Pengurus Wilayah Jatim yang hadir dalam Rakernas III Himpaudi. Foto-Dok. HimpaudiJatim

BANDUNG – Sebagai salah satu bentuk partisipasi dan dukungan yang kuat akan pendidikan melalui Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), tentunya seluruh Pengurus Wilayah Jawa Timur turut mensukseskan agenda Rapat Kerja Nasional III Himpaudi 2018.

Pengurus Wilayah Himpaudi Jatim yang turut hadir sebagai peserta dalam Rakernas terdiri dari Imam Mahmud, S.Sos, M.Pd.I (Ketua), Sri Guntari, S.Pd (Sekretaris), dan Eko Wahyudi, S.Pd (Bidang Humas). Selain itu ada peserta peninjau Rakernas dari Jawa Timur yakni, Pengurus Daerah (PD) Himpaudi Kabupaten Mojokerto (3 orang) dan Banyuwangi (1 orang).

Seperti diketahui bahwa Rakernas III Himpaudi tahun 2018 ini mengusung tema Himpaudi Profesional dan Mandiri Menuju Kesetaraan Pendidik PAUD. Sedikitnya ada 257 peserta yang hadir dalam Rakernas III yang merupakan perwakilan Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah Himpaudi seluruh Indonesia.

Rakernas III Himpaudi 2018 dibuka pada hari Minggu (25/02) oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Himpaudi, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati. M.Si. yang menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung rakernas. (Tim Media)


Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku

 

Seminar aliterasi Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) bertema 'Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)' diadakan di Trans Studio Bandung, Jalan Gatot Subroto, Senin (26/2/2018) dan Selasa (27/2/2018). Foto-Istimewa

BANDUNG – Seminar literasi Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) bertema ‘Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)’ diadakan di Trans Studio Bandung, Jalan Gatot Subroto, Senin (26/2/2018) dan Selasa (27/2/2018).

Seminar literasi ini dibuka oleh Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Prof Dr lr Netti Herawati M Si.

Pesertanya sendiri terdiri dari guru PAUD dari seluruh Indonesia dengan total jumlah peserta sebanyak 6000 orang.

Seminar ini merupakan rangkaian dari Gerakan Nasional Orang tua Membacakan Buku (GERNAS BAKU) yaitu, gerakan nasional kolaborasi antara pemerintah, pegiat peduli pendidikan anak usia dini, perguruan tinggi dan dunia usaha dalam rangka partisipasi keluarga dan lembaga PAUD untuk menumbuhkan budaya membaca.

Bersamaan dengan diadakannya seminar, juga akan dilakukan penandatanganan kerjasama secara simbolis antara antara Trans Studio Bandung dengan Himpaudi yang akan diwakili oleh GM Business Trans Studio Bandung Nursyasan Ibrahim dan Netti Herawati.

“Diharapkan melalui kerjasama ini Trans Studio Bandung dan juga Himpaudi dapat bersama-sama menumbuhkan generasi muda yang cerdas sejak usia dini.

Hal ini sesuai dengan misi Trans Studio Bandung untuk menjadi tempat wisata yang menyenangkan bagi seluruh keluarga dan juga memberikan pengalaman pendidikan,” ujar GM Business Trans Studio Bandung Nursyasan Ibrahim, dikutip dari rilis yang diterima Tribun Jabar.

Wahana Ocean World Science Center, lanjutnya, merupakan perwujudan dari misi pendidikan di Trans Studio Bandung, di mana para pengunjung bahkan anak-anak usia dini dapat belajar secara langsung mengenai kehidupan dunia bawah laut, melalui berbagai alat peraga dan juga pemaparan dari tutor.

Selain itu disepanjang dinding wahana Science Center, pengunjung dapat membaca berbagai informasi terkait kehidupan bawah laut, seperti binatang apa saja yang hidup di bawah laut, ubur-ubur di Kakaban, fakta mengenai ikan hiu hingga pencemaran di laut.

Sumber : Tribun Jabar


Jadwal Pelaksanaan Gernas Baku 2018

 


Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas BAKU) adalah suatu gerakan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga Indonesia dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, di lembaga PAUD, dan masyarakat.

Jadwal Pelaksanaan Gernas Baku 2018 :


Jadwal Kegiatan Puncak Acara Gernas Baku : 5 Mei 2018

Panduan Gernas Baku 2018 bisa dibaca di sini



Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Luncurkan BANPEM Diklat Guru Pendamping Muda

 

Direktorat pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, melui Subdit Perencanaan Kebutuhan Peningkatan Kualifikai dan Kompentensi (sub dit PK PKK ) Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas, meluncurkan program Bantuan Pemerintah (Banpem) berupa Diklat Guru pendamping Muda atau Diklat Berjenjang Tingkat Dasar ( diksar Guru PAUD ).

Sesuai informasi, terdapat 670 paket Bantuan dan 336 Calon lembaga Penerima Bantuan se-Indonesia, sedangkan yang di Jawa Timur mendapat alokasi 113 Paket bantuan dan 55 calon Lembaga Penerima Bantuan, Lembaga penerima bantuan pemerintah tersebut.

Beberapa ketentuan untuk memeroleh bantuan tersebut, di antaranya yaitu :

  1. TK Negeri Pembina / TK Swasta yang terakreditasi A (diprioritaskan bagi TK Pembina / TK Negeri )
  2. Kelompok Bermain ( KB ) Unggulan
  3. Satuan Pendidikan Non Formal / Sanggar Kegiatan Belajar ( SKB ) dan/atau
  4. Organisasi Kemasyarakatan (IGTKI dan HIMPAUDI ) Kabupaten/Kota.

Terkait dengan adanya program bantuan tersebut, terkhusus kepada Laskar HIMPAUDI Kabupaten/Kota di Jawa Timur, silahkan jalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan Dinas Pendidikan c.q bidang PAUD dan dikmas setempat untuk mendapatkan informasi dan kejelasan program bantuan dimaksud terutama bagi 25 Kabupaten/Kota yang mendapat alokasi banpem dimaksud.

Informasi detail selengkapnya tentang juklak bantuan silahkan diunduh di sini. Untuk Surat Rekomendasi Bantuan ke Dinas bisa diunduh di sini.


Lomba Konten Kanal PAUD Tahun 2018

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mengadakan Lomba Konten Kanal PAUD Tahun 2018.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam pengisian laman Anggun PAUD sesuai dengan minatnya dengan memperhatikan kebutuhan pendidik dan anak didik PAUD. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya konten muatan laman Anggun PAUD agar lebih mampu dan layak untuk dijadikan sebagai rujukan atau referensi bagi guru PAUD dalam mengelola kegiatan bersama anak.

Adapun Lomba Konten Kanal PAUD Tahun 2018 terdiri dari:

  1. Lomba membuat permainan mendidik (Edu Game)
  2. Lomba Penyusunan Buku Cerita Anak dalam format e-book

Ada hadiah yang sangat menarik dalam Lomba Konten Kanal PAUD Tahun 2018 kali ini, dengan rincian sebagai berikut :

  • Juara I : Uang senilai Rp. 25.000.000, Piagam, dan Piala
  • Juara II : Uang senilai Rp. 20.000.000, Piagam, dan Piala
  • Juara III : Uang senilai Rp. 15.000.000, Piagam, dan Piala
  • 15 Juara Harapan : Uang senilai Rp. 5.000.000, Piagam dan Piala

Untuk informasi lebih lanjut terkait Lomba Konten Kanal PAUD Tahun 2018 silakan bisa mengunduh pedomannya di sini.


Pengumuman Hasil Seleksi Calon Asesor BAN PAUD dan PNF Tahap 1 Tahun 2018

 

Berdasarkan hasil keputusan Rapat Perumusan Kebijakan Akreditasi BAN PAUD dan PNF pada tanggal 8 dan 15 Mei 2018, calon asesor BAN PAUD dan PNF yang lolos seleksi portofolio sebagaimana terlampir.

Bagi calon asesor yang dinyatakan lolos seleksi agar memperhatikan hal sebagai berikut:

  1. Calon asesor yang dinyatakan lolos seleksi terdiri dari 2 kategori, yaitu lolos portofolio dan lolos portofolio dengan kewajiban melengkapi dokumen.
  2. Bagi calon asesor dengan kategori lolos portofolio dengan kewajiban melengkapi dokumen, harus melengkapi rincian dokumen pada laman: https://seleksi.banpaudpnf.or.id/ dengan menggunakan email sebagai username dan password pada saat mendaftar.
  3. Batas waktu melengkapi kekurangan dokumen dimulai pada tanggal 20-22 Mei 2018 pukul 16.00 WIB, jika tidak melengkapi dokumen pada tanggal tersebut dianggap mengundurkan diri.
  4. Calon asesor yang dinyatakan lolos portofolio dan lolos portofolio dengan kewajiban melengkapi dokumen (telah melakukan perbaikan) akan dipanggil untuk mengikuti pelatihan calon asesor BAN PAUD dan PNF melalui laman: https://www.banpaudpnf.or.id
  5. Apabila membutuhkan keterangan lebih lanjut dapat menghubungi BAN PAUD dan PNF melalui email: info@banpaudpnf.or.id
  6. Kami mengundang masyarakat untuk memberikan informasi/masukan berkenaan dengan rekam jejak/integritas calon asesor BAN PAUD dan PNF melalui laman https://www.banpaudpnf.or.id/whistleblowing paling lambat tanggal 22 Mei 2018. Identitas pemberi informasi/masukan dijamin kerahasiaannya.
  7. Apabila terdapat kekeliruan dalam pengumuman ini, akan diperbaiki sebegaimana mestinya.

Pengumuman selengkapnya : klik di sini

Selamat untuk teman-teman laskar yang sudah lolos seleksi administrasi asesor maupun yang segera melengkapi berkas portofolio.

Persiapkan dengan baik untuk mengikuti pelatihan pra tugas asesor. Semoga amanah dan barokah, tetap komitmen mengabdi dan berbagi untuk kebaikan HIMPAUDI.